Cara mengetahui seseorang sedang berbohong

      Bagaimana Anda tahu seseorang berbohong kepada kita? Terkadang kita merasa bahwa seseorang sedang berbohong kepada kita, tetapi kita tidak bisa benar-benar menemukan bahwa itu adalah demikian,Bagaimana kita bisa menemukan,ketika apa yang sedang di ucapkan lawan bicara kita adalah bukan suatu kebenaran...!?

Berbohong


      Berbohong memang tidak ada zamannya, kebohongan semu ini mudah dibuat. Kebanyakan dari kita menemukan sebagian orang yang tidak peduli dan keberatan dg segala cerita bohongnya entah hanya sekedar sensasi(konyol) atau untuk motif-motif lain atau mungkin menurutnya itu jalan terbaik untuk menutupi yang jika di katakan dengan jujur akan membahayakan pribadinya atau orang yang dia lindungi. Misalnya, jika pasangan kita berselingkuh,mungkin pasangan kita,sebagian teman dekat pasangan kita bahkan sebagian teman kita pasti akan melakukan kebohongan untuk menghindari masalah besar jika kebenaran terungkap.tetapi jika kita tidak yakin dengan alibi-alibi itu maka akan membuat kita tidak tahu di mana kita harus berdiri. Kadang-kadang kita ingin dapat membaca pikiran orang, sehingga kita tahu apakah seseorang berbohong kepada kita atau tidak.

memang hal mustahil di antara kita bisa membaca apalagi mengetahui apa yang sedang mereka pikirkan.tetapi masih ada hal lain yang masih bisa kita lakukan untuk mengurangi atau sedikit menghilangkan keraguan kita. Perhatikan tips ini. Tentu saja, ini masih belum terbukti bahwa orang yang berbicara memang berbohong, tetapi setidaknya kita akan memiliki alasan untuk bertanya apakah dia mengatakan yang sebenarnya.

(ini sengaja aku rangkum dari beberapa artikel tentang membaca pikiran orang)

ulangi pertanyaan.

      Kita ulangi pertanyaan Ketika seseorang mengajukan pernyataan tentang apa yang dia telah lakukan atau lebih jauh dari itu.biasanya jika dia berbohong akan berbeda pernyataan pertama kedua dan ketiga.kadang mereka sedikit meminta waktu untuk memikirkan pernyataan dari pertanyaan kita.

Banyak detail memberitahu.

      Ketika seseorang menceritakannya atau kisahnya menceritakan banyak rincian, mungkin menunjukkan bahwa orang ini berbicara dari kebenaran. Menceritakan banyak detail masih di gunakan untuk fakta yang sebenarnya. Kemudian daftar kosong fakta cukup untuk membuat cerita dengan jelas.

Perubahan dalam cara berbicara.       Ketika seseorang berbicara pada nada yang berbeda dari biasanya atau ketika seseorang berbicara ekstra cepat, mungkin bahwa dia melakukan hal ini sengaja atau tidak untuk menyembunyikan kebenaran dari cerita yang dia ceritakan. Juga, ucapan yang cepat disebabkan oleh ketidakpastian atau ketakutan bahwa kebohongan itu ditemukan dan jika kebenaran belum mengungkap. berbicara dengan ragu-ragu, gagap atau "eeeeh" itu biasanya tanda seseorang takut ketahuan atas kebohongannya. Orang yang kita  ajak bicara di saat-saat dalam waktu untuk menerangkan akan berusaha mencari pernyataan yang baik untuk dapat menghindari kebenaran.

Respon Terkejut dan kagum.

       Sebuah tanda berbohong juga biasanya akan terkejut dan kagum untuk bereaksi dan berpura-pura dia tahu apa-apa.

Upaya ini adalah cara mencari perhatian  agar kita berpaling sehingga mereka mendapatkan lebih banyak waktu untuk berpikir sehingga dapat digunakan sebagai jalan keluar.

Sering mengusap wajah.

     Sementara Orang berbohong mungkin berulang kali menyentuh wajahnya,terutama daerah sekitar mulut,Seolah-olah Dia ingin menyembunyikan kebohongan yang dia ceritakan.

Dalam defensif mereka bisa membela diri habis-habisan Ini untuk menutupi kebenaran.

Orang yang berperilaku yang menurut kita aneh dan berbeda dari biasanya.

Seseorang berbohong atau tidak? Berdasarkan poin di atas kita bisa mendapatkan gambaran yang wajar. apakah seseorang mungkin tidak berbicara kebenaran. Apalagi jika beberapa hal di atas berlaku untuk orang yang kita duga berbohong.

      Sebenarnya banyak sekali poin-poin untuk mengetahui apakah lawan bicara kita berbihong atau tidak,tetapi sengaja aku memilih poin yang masuk akal dan wajar untuk kita.

Dan semoga poin di atas sedikit membantu sikap kita di kala kita ragu untuk menentukan bahwa itu kebenaran atau buk

No comments: